1.7.11

Pengamen Tua



Ribuan bintang berhamburan di langit malam
Menambah pesona akan rambu jalan yang menjelma jingga
Deretan warung bersesakan di simpang jalan
Menjaja panganan pada orang-orang yang lelah bekerja

Ini cerita simpang tiga
Tentang seorang pengamen yang sudah tua
Dari gelap ia tiba
Memetik gitar usangnya yang tua jua

Semburat putih mencuat di antara rambutnya
Kerut keriput manggantung layu wajah sayunya
Matanya membeliak, melawan lelah nestapa
Senyumnya menyerbak, melipur lara hatinya

Pengamen tua
Mesra-mesra ia memetik gitarnya
Berat mendayu, begitu khas suara emasnya
Ialah pengamen tua
Cahya jingga di simpang tiga

280611
Shabrina Sasianti

Event Paint On The Wall

POW(Paint On The Wall) merupakan kegiatan yang diadakan oleh UKM Sasmi dalam rangka mempererat tali silahturahmi para pecinta seni rupa di Purwokerto yang dilaksanakan pada tanggal 13 November 2010.

 















Segitiga Berduri




Aku terhimpit di antara duri
Segitiga bersiku nan simetri
Terjebakku dalam sudut-sudut yang kaku
Dilema akan sisi tiga, dua, atau satu

Tak mungkin lagi kucabut duri itu
Sudah terlanjur tertancap dalam-dalam
Mau kuseka aliran darahnya
Malah sudah bercucuran kemana-mana

Ah! Sudah terlanjur tertancap
Darah sudah mengalir tak terseka
Luka-luka sudah menganga
Perih, tak terkira

Segitiga berduri
Menancap, luka menganga lagi
Lalu hilang, berlalu pergi
Terus mengiris, perih

170511
Shabrina Sasianti

Cinta Pulang Pesta



Pulang pesta
Aku berjalan sendirian
Niat menyusul teman
Malah ditinggal kehilangan

Tiba-tiba hujan turun tengah malam
Angin berhembus semakin tak karuan
Menggigil aku karena kedinginan
Maka berteduh di bawah pepohonan

Tak lama ada seorang laki yang datang
Sambil menyeru tangan ia lambaikan
Matanya teduh senyumnya mengembang
Menjabat tanganku pelan-pelan

Sekarang aku bimbang tak ada tujuan
Diajaklah aku menuju sebuah taman
Sepanjang jalan aku masih kedinginan
Dia lalu membelai memberi kehangatan

Di taman
Kami duduk di pinggir pelataran
Mencumbu teh hangat dan satu-dua gorengan
Di taman
Lidah kami menyatu berhias lampu remang
Menguak asmara dalam keheningan

Menguak asmara dalam keheningan
Menguak asmara dalam keheningan
Kami menguak asmara dalam keheningan

Terkenang
Cinta pulang pesta tak perlu ikatan
Hanya sejenak, mungkin segera hilang

190511
Shabrina Sasianti